Tinggalkan komentar

Sosialisasi Jampersal Sangat Minim

Sosialisasi Jampersal Belum Maksimal * Safa Dapat Kembalian Rp 280 ribu PURWOKERTO- Ketua Komisi D DPRD Banyumas, Wahyu Indra Gandhi mengatakan bahwa sosialisasi pemanfaatan Jaminan Persalinan (Jampersal) untuk orang miskin masih kurang. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) diminta meningkatkan sosialisasi penggunaan Jampersal melalui Puskesmas dan bidan desa. Kasus yang dialami Safa (27) warga Linggasari, Sumbang, Banyumas pemilik kartu Jampersal tapi ditarik biaya persalinan oleh bidan, membuktikan bahwa banyak warga belum tahu penggunaan Jampersal. Bidan desa yang kedatangan pasien Jampersal, mestinya tidak mengubah pelayanan Jampersal menjadi pelayanan Mandiri. ”Konsekuensinya pelayanan Mandiri dipungut biaya,” jelas Gandhi, kemarin. Anggota Komisi D Yoga Sugama secara terpisah mengatakan, agenda klarifikasi pemegang kartu Jampersal Safa dengan Bidan Desa Tarwen tidak berjalan dengan baik. ”Pemegang kartu Jampersal tidak bisa datang dan diwaliki orang lain, sehinggaa klarifikasi menjadi cacat. Kami ingin mendengar langsung dari Safa,” ujarnya. Dalam pertemuan dengan Komisi D, bidan desa Tarwen menyatakan kalau dia mengetahui Safa pemegang kartu Jampersal. Ketika pasien itu datang, dia memberi tahu apakah akan pakai layanan Jampersal atau Mandiri. ”Safa memilih pelayanan mandiri dengan menandatangani surat pernyataan,” jelasnya. Karena memilih paket layanan Mandiri, Safa ditarik biaya perawatan Rp 700 ribu. Anak lelaki Safa lahir normal dan sehat. Pelayanan terhadap Safa yang semula diprediksi normal, setelah persalinan Safa mengalami perdarahan. ”Karena itu dia mendapatkan infus,” tegasnya. Langsung Dilayani Kepala DKK dr Widayanto secara terpisah mengatakan, dana Jampersal sudah tersedia di kantornya. Klaim dari Bidan Desa langsung dilayani dan dananya bisa cair, syaratnya juga mudah. Dalam kasus Safa ini, bidan Tarwen diminta mencairkan dana Jampersal, dan dana itu setelah cair harus diberikan kepada Safa. ”Berarti Safa akan mendapat dana pengembalian dari kartu Jampersal sebesar Rp 280 ribu, sesuai dengan pagu Jampersal,”ungkapnya.

sumber : suaramerdeka.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: